Sidang Gugatan Perdata Pengelola Pelabuhan PLTU Kepada PT SPA, Kedua Pihak Saling Serang

- Senin, 19 September 2022 | 20:35 WIB
M Zaenudin selaku kuasa hukum Didik Pramono direktur PT Sparta Putra Adhyaksa. (Foto: dok)
M Zaenudin selaku kuasa hukum Didik Pramono direktur PT Sparta Putra Adhyaksa. (Foto: dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Perkara gugatan perdata pengelola pelabuhan PLTU Batang yaitu PT Aquila Transindo Utama (ATU) pada perusahaan keagenan kapal PT Sparta Putra Adhyaksa (SPA) memasuki sidang beragenda replik.

Humas Pengadilan Negeri Kelas IB Pekalongan, Fatria Gunawan mengatakan bahwa penggugat sudah menolak keterangan tergugat.Hal itu tertuang dalam replik dari penggugat.

"Penggugat menolak dalil-dalil jawaban dari tergugat. Penggugat keseluruhan menolak, mempertahankan dalil-dalil gugatannya," ujar Fitria Gunawan.

Baca Juga: Kekeh Bela Polisi, Nikita Mirzani Sebut Najwa Shihab Sakit Hati Gagal Jadi Menteri

Sementara itu, M Zaenudin selaku kuasa hukum Didik Pramono direktur PT Sparta Putra Adhiyaksa, mengatakan materi gugatan perdata itu berkaitan dengan kasus dugaan tagihan fiktif jasa pelayanan di Pelabuhan PLTU Batang.

Pihaknya melaporkan tagihan fiktif itu hingga seorang staf PT ATU menjadi terdakwa.

"Gugatan yang dilayangkan penggugat prematur. Dalam isi surat gugatan mendalilkan tentang penagihan terhadap tagihan pelayanan jasa pandu dan tunda dengan bukti invoice 16 lembar," kata M Zaenudin.

Baca Juga: Jateng Zero Knalpot Brong, Polda Jateng Sita 147.380 Knalpot Brong

Dalam situs PN Pekalongan, disebutkan bahwa PT ATU menggugat PT SPA dengan materi Perbuatan Melawan Hukum dengan nomor perkara 35/Pdt.6/2022/PN.

Halaman:

Editor: Rahma Rizky Wardani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X