Tragedi Malang, Manager Persibat: Kalah Menang Hal Biasa, Jangan Terpicu Emosi

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:13 WIB
 Puluhan suporter Persibat Batang menyalakan lilin sebagai tanda berkabung dan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang dengan berkumpul di Alun - Alun Batang, Senin 3 Oktober 2022 malam. (Muslihun/Kontributor Batang)
Puluhan suporter Persibat Batang menyalakan lilin sebagai tanda berkabung dan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang dengan berkumpul di Alun - Alun Batang, Senin 3 Oktober 2022 malam. (Muslihun/Kontributor Batang)


BATANG, AYOBATANG.COM –Manager Persibat Batang, Ahmad Dahlan sangat menyayangkan tragedi kerusuhan usai laga Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang.
Karena melihat jumlah korban jiwa, insiden Kanjuruhan menjadi salah satu tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola di Indonesia dengan 125 korban jiwa.
Ia pun meminta seluruh pihak dari managemen tim sepakbola hingga suporter menyadari kalah menang dalam pertandingan menjadi hal yang biasa.

"Sangat disayangkan sekali kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang, pasca laga Arema vs Persebaya, dalam sebuah kompetisi tim kalah atau menang sudah biasa, seharusnya supporter bisa menerima hasil apapun, tidak boleh terpicu emosi dan masuk ke lapangan," tutur saat dihubungi melalui telepon, Selasa 4 Oktober 2022.

Tidak hanya itu, kata dia, aparat keamanan dalam mengamankan jangan berlebih dan harus sesuai SOP. Selain itu juga dari infrastruktur pendukung stadion pintu masuk atau keluar harus standar, kemudian dari penjualan tiket harus disesuaikan dengan kapasitas penonton.

Baca Juga: 4-bentuk-wajah-yang-beruntung-di-masa-tua-menurut-primbon-jawa
 
"Kalau semua unsur itu dipenuhi saya kira risiko kejadian tersebut akan kecil, saya berharap untuk kejadian ini terakhir di semua kegiatan kompetisi sepak bola dimanapun, dan saya berharap kedepan persepakbolaan kita akan maju, Saya ikut berduka dan berbela sungkawa atas semua korban meninggal kejadian di Kanjuruhan Malang," imbuhnya.

Terkait komunikasi dengan suporter Persibat Batang, Dahlan mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim suporter. Karena Persibat Batang memiliki tiga komunitas suporter di antaranya Roban Mania, Roban Rewo-rewo, dan Brigata Ultras Roban.

"Managemen selalu aktif mengumpulkan koordinator-koordinator dari elemen suporter untuk diskusi dan menyampaikan hal-hal update keterkaitan kompetisi, dan selalu kita sampaikan untuk mentaati regulasi di lapangan," tandasnya.

Sebagai solidaritas puluhan suporter tim Persibat Batang menyalakan lilin sebagai tanda berkabung dan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang dengan berkumpul Alun - Alun Batang, Senin 3 Oktober 2022 malam.

Ketua Brigata Ultras Roban, Asep Sarifudin mengatakan kejadian ini sebagai titik awal perubahan besar untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Dan jangan lagi ada tragedi yang menyeramkan.
 
"Paling dekat kita harus menyudahi konflik antar frim, distrik, atau kelompok supporter lain terlebih yang sama-sama mencintai Persibat, kita lepas ego, kita maafkan diri kita karena kita coba hapus semua memori kelam. Setelah itu merambat pada aspek suporter yang lain, karena kita bisa saja jadi korban selanjutnya jika tidak melakukan perubahan," tuturnya.
 
Pandangannya terhadap tim kebanggaan yaitu Persibat Batang, menurutnya para suporter lebih memilih untuk fokus terkait bagaimana tim dibangun oleh manajemen, bagaimana tim ini melakukan persiapan, dan sejauh mana tim ini akan siap mengarungi musim.

Baca Juga: selamat-weton-ini-akan-semakin-kaya-raya-menurut-primbon-jawa
 
"Jadi untuk pemain, apalagi khususnya liga 3 begitu sulit jika kita benar-benar mencari yang ideal sesuai ekspektasi kami, karena di setiap musim kami ingin Persibat lolos ke liga 2, ini target yang bisa ditawar. Kami terus memantau untuk lebih realistis melihat target," jelasnya.
 
Ia pun berharap tim Persibat bisa dibangun dengan profesional, melakukan pendekatan yang intens terhadap pendukungnya.***

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X