Tak Ingin Pemilu 2019 Terulang, Bawaslu Jateng Gandeng Kaum Milenial 'Mantengin' Media Sosial

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 19:48 WIB
Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) Jawa Tengah di Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Kamis 6 Oktober 2022.  (Dok)
Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) Jawa Tengah di Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Kamis 6 Oktober 2022. (Dok)

BATANG, AYOBATANG.COM - Kaum muda sebagai agen perubahan di era digital perannya sangat penting menjadi kader partisipasi pengawasan Pemilu 2024.

Pasalnya para kaum milenial sangat dekat dengan media sosial terkini. Sehingga perannya akan signifikan untuk penyebarluasan konten pendidikan politik maupun untuk menangkal berita hoak.

Hal itu seperti yang disampaikan Koordinator Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jawa Tengah, Anik Sholihatun, saat Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) di Hotel Dewi Ratih Kabupaten Batang, Kamis 6 Oktober 2022.

Baca Juga: Mulai Masuk Musim Hujan, Dinkes Semarang akan Tingkatkan Sosialisasi Wolbachia

Kegiatan yang menghadirkan 100 peserta Kader SKPP se-Jawa Tengah mengundang narasumber dari Unit Siber Polda Jateng Endro Prabowo, Aktivis Media sekaligus jurnalis Tribun Jateng Muhammad Nur Huda dan Anggota Bawaslu Batang Khikmatun dengan materi pengetahuan kepemiluan para kader SKPP.

Koordinator Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jawa Tengah, Anik Sholihatun juga mengatakan, Pemilu 2019 menjadi pengalan berharga bagi Bangsa Indonesia. Melalui media sosial pada waktu itu rakyat Indonesia seperti terbelah.

"Pengalaman itu hari ini mungkin akan dihadapi lagi, namun karena punya pengalaman harus ada langkah-langkah antisipasi agar tidak terulang di Pemilu 2024. Terlebih banyak didominasi pemilih muda dimana 54 % terdiri dari generasi milenial," ungkap Anik.

Baca Juga: Terbongkar! Beda Sumber Penghasilan Rizky Billar dan Lesti Kejora , Bikin Irfan Hakim Auto Syok

Ia berharap kepada alumni SKPP harus bisa menjadi andalan dalam menyebarkan luas konten kebaikan pemilu untuk memerangi disinformasi pemilu di ruang siber.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X