Vaksinasi Polio di Batang 97 Persen, Dinkes Batang Pastikan Belum Ditemukan Kasus Polio

- Selasa, 22 November 2022 | 16:00 WIB
Kasi Surveilans, Imunisasi dan KLB Dinkes Batang, Amat Zaenudin. (Muslihun/ Kontributor Batang)
Kasi Surveilans, Imunisasi dan KLB Dinkes Batang, Amat Zaenudin. (Muslihun/ Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Indonesia tengah memasuki masa memutus mata rantai penularan virus polio atau eradikasi polio (Erapo).

Sehingga, ketika ada temuan kasus polio di Aceh beberapa waktu lalu sangat menjadi perhatian publik.
 
"Polio saat ini masuk masa eradikasi. Sehingga ketika ditemukan satu kasus, sudah menyita perhatian publik. Meski begitu, hingga kini di Batang maupun provinsi Jawa Tengah belum ditemukan kasus polio. Semoga kasus ini pun tidak ditemukan ke depannya," kata Kasi Surveilans, Imunisasi dan KLB Dinkes Batang, Amat Zaenudin, Selasa 22 November 2022.

Baca Juga: Akumulasi Piutang 20 Tahun PBB di Batang Mencapai Rp 33,1 Miliar
 
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang saat ini terus melakukan vaksinasi polio. Dan berdasarkan data, capiannya sudah 97 persen.
 
“Oleh karena itu, saya berharap masyarakat juga wajib mengikuti imunisasi polio. Salah satunya dengan mengikuti imunisasi dasar,” katanya
 
Dijelaskanya, polio ini ditularkan melalui virus. Sehingga salah satu upayanya dengan mengikuti vaksin. Sehingga, nantinya tercipta herd immunity dari penyakit polio.

Untuk memimalisir Polio, Dinkes Batang pun setiap tahun intens melakukan pengecekan indikasi adanya polio. Salah satunya dengan pengecekan feses kepada masyarakat yang mengalami lumpuh layu dan demam.

Baca Juga: Parade Marching Band Akbar Bakal Meriahkan HGN ke-77 Kecamatan Warungasem
 
"Jadi kalau ada masyarakat yang lumpuh layu, kami cek juga. Apakah feses mereka positif polio atau tidak. Tapi dari pengecekan selama ini hasilnya selalu negatif polio," imbuhnya.***

Editor: Rahma Rizky Wardani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X