Temuan Lelang Aset Pemkab Batang Jadi Ganjalan, Pj Bupati Batang Minta Solusi ke BPK RI

- Kamis, 24 November 2022 | 15:39 WIB
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat gelar Pengawasan Daerah Kabupaten Batang tahun 2022 di aula Kantor Bupati setempat, Kamis 24 November 2022. (Muslihun/ Kontributor Batang)
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat gelar Pengawasan Daerah Kabupaten Batang tahun 2022 di aula Kantor Bupati setempat, Kamis 24 November 2022. (Muslihun/ Kontributor Batang)

BATANG, AYOBATANG.COM -- Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan ganjalannya terkait temuan dari lelang aset Pemkab pada 2012, yang hingga kini pihak ketiga belum mampu melunasi kekurangan bayar.
 
Hal itu disampikannya dalam Gelar Pengawasan Daerah Kabupaten Batang tahun 2022 di aula kantor Bupati setempat, Kamis 24 November 2022.
 
Dijelaskannya, temuan tersebut mempengaruhi penilaian terhadap laporan keuangan Pemkab Batang. Sehingga, membuat penyelesaian rekomendasi Inspektorat Jateng mentok di angka 97 persen.

Baca Juga: Kantor Bea Cukai Tegal: Cukai Rokok Naik, Peredarannya Rokok Ilegal Ikut Naik
 
Dan selama temuan itu tidak bisa diselesaikan, maka pihaknya tidak akan bisa mencapai 100 persen.
 
"Dari Inspektorat Jateng, ada satu temuan yang tidak bisa ditindaklanjuti. Dari pihak ketiga (kurang bayar) Rp55 juta, yang bersangkutan tidak mampu, tidak bisa mengembalikan, sudah mentok," katanya.
 
Lani juga menyebut bahwa beberapa rekomendasi dari BPK RI juga ada yang mentok. Pihaknya meminta solusi dari BPK hingga Inspektorat Jateng yang hadir dalam acara itu.

Baca Juga: Normalisasi Sungai Sambong, Dilengkapi Venue Lomba Dayung Perahu Naga
 
“Pihak ketiga untuk menyicil pun sudah tidak bisa. Oleh karena itu, mungkin ada semacam penghapusan buku sehingga progress bisa 100 persen, namun tidak menghilangkan tagihan jika temuannya materiil. Barangkali ada penghapusan buku untuk menyelesaikan tanggungan ini sejak 2012, yang sudah lebih dari 10 tahun," tuturnya.***

Editor: Rahma Rizky Wardani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X