Soal PPN Sembako, Ganjar Minta Kemenkeu dan DPR Klarifikasi

- Senin, 14 Juni 2021 | 07:20 WIB

SEMARANG, AYOBATANG.COM -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kementerian Keuangan dan lembaga terkait untuk mengklarifikasi soal penerapan pajak pertambahan nilai atau PPN sembako.

Ganjar Pranowo menganggap ini penting untuk dilakukan lantaran di masyarakat sudah terjadi kegaduhan terkait munculnya wacana tersebut dalam Draf Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Di dalam draf revisi tersebut, sembako tak lagi termasuk dalam obyek yang PPN-nya dikecualikan.

“Maka saya kira baik juga kalau dari kementerian sampaikan klarifikasi yang betul. Karena nanti jangan sampai ada imej seolah-olah semua ini mau dipajaki semuanya, tentu tidak mungkin soal itu. Tidak mungkin,” ujar Ganjar usai meninjau penanganan COVID-19 di Kudus, Minggu 13 Juni 2021.

Menurutnya, jangan sampai muncul gambaran di masyarakat jika semuanya akan dipajaki dan segera diterapkan. Apalagi isu yang muncul di masyarakat saat ini seolah-olah RUU ini sudah dibahas dan sudah akan selesai.

Ganjar sendiri mengaku dihubungi dari Kementerian Keuangan dan dijelaskan terkait isu tersebut. Maka mestinya, menurut Ganjar, Kementerian Keuangan maupun DPR bisa mengklarifikasinya.

“Diklarifikasi saja dulu, draftnya apa, isinya apa, benar nggak apa yang diceritakan. Saya kira kementerian keuangan ataupun dewan bisa mengklarifikasi soal itu,” tandasnya.

Ganjar Pranowo menilai jika kebijakan tersebut diterapkan disaat kondisi ekonomi masyarakat sedang terpuruk maka akan sangat disayangkan.

Editor: Ade Lukmono

Tags

Terkini

Prediksi Susunan Pemain PSIS VS Arema FC

Jumat, 24 September 2021 | 21:16 WIB

Tukul Arwana Dikabarkan Pendarahan Otak

Kamis, 23 September 2021 | 13:11 WIB

AYO BELAJAR, Ini Bocoran Soal TIU SKD CPNS 2021

Rabu, 22 September 2021 | 19:14 WIB

Oktober Ini, Huawei Mate 50 Rilis?

Selasa, 21 September 2021 | 21:16 WIB

57 Pegawai KPK Tak Lulus TWK Diberhentikan Tanpa Pesangon

Selasa, 21 September 2021 | 17:36 WIB
X