Sekolah di Zona Merah Diminta Tiadakan Kegiatan

- Senin, 14 Juni 2021 | 18:16 WIB
ilustrasi sekolah tatap muka. (AyobatangBudi Cahyono)
ilustrasi sekolah tatap muka. (AyobatangBudi Cahyono)

KENDAL, AYOBATANGCOM -- Sekolah yang berada di zona merah covid 19 diminta untuk meniadakan kegiatan sekolah.

Permintaan ini disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal sebagai langkah antisipatif pencegahan atas meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal dan sekitarnya.

Zona merah Covid-19 di Kabupaten Kendal saat ini berada di Kecamatan Kota Kendal, Boja, Brangsong, dan Patebon. Di Kota Kendal, kasus terbanyak berada di Kelurahan Karangsari dengan jumlah 95 kasus. Sedangkan di Kecamatan Boja, kasus tertinggi berada di Desa Banjarejo dengan 19 kasus.

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, saat ini baru 12 sekolah yang sudah menjalankan kegiatan belajar mengajar langsung di sekolah. Masing-masing 6 sekolah dasar (SD) dan 6 sekolah menengah pertama (SMP). 

Dengan kondisi darurat Covid-19 saat ini, kata Wahyu, pihaknya sudah mengimbau kepada kepala sekolah agar meniadakan kegiatan langsung sementara waktu. Khususnya saat menjelang libur akhir semester hingga pembukaan tahun ajaran baru 2021/2022 Juli nanti.

"Saat ini baru 12 sekolah yang melanjutkan simulasi PTM, kegiatan belajar mengajar pun sudah tidak terlalu efektif jelang liburan ini. Kita sudah sampaikan kepada semuanya agar aktifitas di sekolah yang memang dirasa rawan penyebaran Covid-19 agar diminimalisir, kalau bisa ditiadakan sementara waktu," terangnya, Senin 14 Juni 2021.

Beberapa zona merah corona yang dipetakan Dinas Kesehatan sudah ditindaklanjuti Disdikbud untuk memetakan kembali zona Covid-19 berdasarkan episdimologis.

Pihaknya memastikan bahwa, 90 SD dan SMP yang dijadwalkan mengikuti PTM tahap 4, dipersiapkan untuk mengikuti pembelajaran di awal tahun ajaran baru nanti. 

"Untuk sekolah yang kemarin kita kejar vaksinasi guru dan tenaga kependidikannya, kemungkinan nanti tahun ajaran baru mulainya. Saat ini masih dilakukan vaksinasi untuk dosis kedua," ujarnya. 

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Tim SAR Berhasil Temukan Mbah Susanto yang Sempat Hilang

Minggu, 26 September 2021 | 14:45 WIB

Pemkab Grobogan Minta Masyarakat Ikut Serta Awasi TKA

Jumat, 24 September 2021 | 17:28 WIB

Stadion Manahan Solo Steril Jelang Liga 2 2021

Kamis, 23 September 2021 | 21:29 WIB
X